Artikel 4: Naskah Lengkap Pleidoi Nadiem Makarim, Masa Lalu Bertengkar dengan Masa Depan
Di dunia pendidikan, saya melakukan yang sama. Impian saya adalah untuk menyalakan obor perubahan dalam setiap guru, agar cahaya tersebut bisa menyinari murid-murid mereka. Semua yang saya lakukan, mulai dari pengangkatan guru honorer menjadi P3K, perubahan kurikulum, perubahan asesmen, sampai digitalisasi sekolah, adalah untuk memberi para guru suatu kesempatan.
Kesempatan bagi setiap guru di negara kita untuk bangun dari rutinitas mengajar mereka. Kesempatan untuk menyadari bahwa inovasi dan kreativitas dimulai dari dalam ruang kelas. Kesempatan bagi guru untuk mengembangkan dirinya tanpa batas fisik, dan menyadari betul kekuatan yang ada di tangannya.
Saya sedih sekali mendengar fitnah bahwa saya tidak pernah berkunjung ke daerah sebagai menteri. Padahal, saya sering sekali ke daerah, tetapi saya tidak bawa rombongan media, saya tidak selalu mengunjungi kepala daerah atau membawa rombongan DPR sehingga masuk ke berita. Saya ke daerah dengan satu tujuan, berdiskusi dengan guru dan kepala sekolah. Kita duduk bersama di berbagai pelosok di Indonesia, membahas tantangan yang mereka hadapi, menanyakan kebutuhan mereka, dan mencatat kritik mereka.
Baca Juga; Artikel 3: Naskah Lengkap Pleidoi Nadiem Makarim, yang Tersisa Hanya Narasi Kecurigaan
Baca Juga: Artikel 2: Naskah Lengkap Pleidoi Nadiem Makarim, Tangan Tuhan Bergerak
Baca Juga: Artikel 1: Naskah Lengkap Pleidoi Nadiem Makarim, Dunia Terasa seperti Berakhir
Bersambung ke artikel 5.
(Wartabanjar.com)