Petugas RSJ Sambang Lihum Kabupaten Banjar Panik Berlarian Saat Api Karhutla Kepung Rumah Sakit
WARTABANJAR.COM, BANJAR - Petugas Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum di Gambut, Kabupaten Banjar panik saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendekati area rumah sakit.
Mereka berlarian di tengah suara sirine diduga pertanda bahaya karhutla mendekati area RSJ Sambang Lihum.
Momen ini terekam dalam akun instagram keslingrsjsambanglihum.
Dituliskan kejadian terjadi pada Selasa (22/9/2026) pukul 18.47 WITA.
"CODERED! 18.47 WITA
Alhamdulillah Kondisi api untuk sementara sudah berhasil dikendalikan.
Semoga selalu disehatkan rekan rekan. Semangat!!!!."
Baca Juga Sayembara bagi Warga yang Melaporkan Pembakar Lahan, Gubernur Kalsel: Harus Terbukti
Baca Juga Tim Penyelam Temukan Banyak Jenazah Terperangkap dalam Kamar Tidur Penumpang Kapal Virgo
Kepulan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu aktivitas pasien di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.
Kondisi itu membuat pihak rumah sakit mengambil langkah cepat.
Sejumlah pasien dipindahkan dari ruangan yang berada paling dekat dengan titik api ke ruangan lain yang lebih aman.
Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandhy Noora, M.Kes, mengatakan pemindahan tersebut merupakan evakuasi internal dan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap paparan asap.
“Kalau hari ini evakuasi yang kita lakukan hanya evakuasi internal, yaitu memindahkan ruangan satu ke ruangan yang lain. Ruangan yang kami pindahkan tadi sangat dekat dengan api dan asapnya sudah tidak mengenakkan bagi pasien,” ujar Yuddy saat ditemui di lokasi, Selasa (22/9/2026).
Meski asap mulai terasa, pelayanan medis di rumah sakit tetap berjalan. Namun, keluhan pasien akibat asap semakin banyak sehingga pihak rumah sakit memilih tidak mengambil risiko.
“Kalau operasional secara medis tidak terganggu, tetap berjalan. Cuma memang keluhan dari pasien sudah banyak, sehingga kami langsung mengantisipasi,” katanya.
“Masker pun sepertinya tidak kuat lagi untuk menahan bau asap, sehingga mereka dipindahkan ke area yang tidak berasap,” ujar Yuddy.