Tim Penyelam Temukan Banyak Jenazah Terperangkap dalam Kamar Tidur Penumpang Kapal Virgo
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Dari 117 korban kecelakaan laut Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan hingga Rabu (23/09/2026), ada banyak korban yang terperangkap di dalam kamar tidur penumpang.
Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana dalam keterangan resminya mengatakan, tim penyelam dari TNI AL, Basarnas Special Group (BSG) dan Jasalindo telah menemukan banyak jenazah di kamar-kamar penumpang.
Karena itu, kata Sudayana, operasi SAR Kapal Virgo Transport 8 hari ke-11 menargetkan ruang-ruang tersebut, dari kamar tidur penumpang kelas ekonomi hingga eksekutif.
"Tim akan lebih banyak melaksanakan proses evakuasi di bawah laut, di badan kapal, terutama di kompartemen-kompartemen, khususnya di kamar-kamar tidur para penumpang baik kelas ekonomi maupun kelas eksekutif," kata Sudayana di Posko SAR pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Penemuan sejumlah jenazah di dalam kamar-kamar tidur penumpang itu usai tim penyelam berhasil memecah kaca-kaca jendela.
Baca Juga Dari Balik Kaca Kamar Kapal Virgo, Tim Penyelam Lihat Banyak Jenazah Menunggu Dievakuasi
Baca Juga Sayembara bagi Warga yang Melaporkan Pembakar Lahan, Gubernur Kalsel: Harus Terbukti
"Tim penyelam sudah berhasil membuka akses berupa pemecahan kaca-kaca jendela di beberapa buah kamar, mudah-mudahan akan lebih banyak korban yang kita evakuasi. Korban-korban sudah terlihat namun belum bisa dievakuasi karena airnya keruh," ungkap Sudayana.
Ia berharap, cuaca terutama kondisi arus bawah laut pada operasi SAR hari kesebelas ini kondusif.
Sehingga, tim penyelam dapat bergerak melakukan penyisiran area kamar-kamar tidur kapal secara lebih efektif.
Dengan begitu, jenazah-jenazah yang terperangkap dalam kamar tidur pun bisa segera dievakuasi keluar dari bangkai kapal.
"Mudah-mudahan arus lautnya tenang, cuacanya bagus," katanya.
Selain kamar tidur penumpang, operasi bawah laut juga menargetkan kendaraan-kendaraan yang turut terjebak dalam kapal Virgo.
Namun, untuk saat ini, tim SAR lebih berfokus pada lokasi atau area kamar tidur penumpang.
Pasalnya, diduga kuat ratusan korban yang masih hilang berada di ruangan tersebut.