WARTABANJAR.COM, KOTABARU – Pemkab Kotabaru mendorong pengembangan infrastruktur pelabuhan penyeberangan.

Hal tersebut merupakan upaya untuk memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Untuk mendapat masukan sekaligus sharing pengetahuan, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli beraudiensi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, Selasa (22/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana pengembangan pelabuhan penyeberangan oleh Pemkab Kotabaru. 

“Kita ingin pembangunan pelabuhan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kotabaru, terutama dalam meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat dan barang, serta mendukung aktivitas perekonomian daerah. Karena itu, kita perlu melakukan koordinasi dengan semua pihak agar prosesnya dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Muhammad Rusli.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan melalui perencanaan yang matang dan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi yang memiliki kewenangan di bidang konservasi dan lingkungan.

“Kita tentu sangat memperhatikan aspek lingkungan. Pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam. Karena itu, audiensi dengan Balai KSDA Kalsel ini menjadi bagian penting untuk mendapatkan masukan dan memastikan rencana yang kita lakukan sesuai dengan aturan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna menyatakan koordinasi kedua pihak ini dapat memperkuat sinergi pengembangan pelabuhan secara lebih komprehensif.

Pasalnya, pengembangan pelabuhan penyeberangan memiliki arti strategis bagi Kabupaten Kotabaru. (wartabanjar.com/*)