Sayembara bagi Warga yang Melaporkan Pembakar Lahan, Gubernur Kalsel: Harus Terbukti
WARTABANJAR.COM, GAMBUT - Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin membuka sayembara bagi masyarakat yang melaporkan dugaan pembakaran hutan dan lahan.
Hal tersebut disampaikannya usai meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (22/9/2026) sore.
Muhidin mengatakan, masyarakat dapat menyampaikan informasi terkait dugaan pembakaran lahan kepada pihak kepolisian.
“Kalau ada yang melaporkan ke Polda, kemudian tertangkap dan terbukti, nanti kita kasih bonus,” ujarnya.
Meski tak memberi tahu pasti detail nominal bonus, Muhidin menjelaskan, Pemerintah Kalsel mengapresiasi bagi siapa saja yang memiliki melaporkan dugaan pembakaran dengan sengaja.
Baca Juga Dari Balik Kaca Kamar Kapal Virgo, Tim Penyelam Lihat Banyak Jenazah Menunggu Dievakuasi
Baca Juga Rabu, Air MCK Kembali Mengalir, Warga Sungai Lulut Banjar Dapat Pasokan Air Minum dari Tandon
”Intinya ada bonusnya, banyaklah bonusnya,” bebernya.
Meski begitu, Muhidin menegaskan, pemberian bonus tersebut tidak hanya berdasarkan laporan yang masuk.
”Informasi yang disampaikan harus membantu mengungkap kasus hingga orang yang dilaporkan tertangkap dan terbukti melakukan pembakaran,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dibutuhkan untuk membantu mengungkap dugaan pembakaran lahan yang menjadi salah satu persoalan dalam penanganan karhutla.
”Capek juga kan, karena mungkin ada yang main-main membakar kan gitu. Jadi mudah-mudahan sadar lah yang membakar ini,” tandasnya.
Muhidin juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalsel.
“Jangan sampai ada yang membakar-bakar lagi,” pungkasnya. (wartabanjar.com)