WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Digitalisasi menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah persaingan bisnis yang semakin terbuka. 

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) mendorong kolaborasi dan sinergi sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing UMKM, khususnya pengusaha perempuan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Iwapi, Hj Irnita Yudi, saat ditemui dalam Rakerda IV DPD Iwapi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Hotel Grand Maya, Jalan A Yani Km 21, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Senin-Selasa, 28-29 September 2026.

Baca juga: Jelang Launching Tarif Rp5.000 per 90 Menit, Sistem Pembayaran Trans Banjarbakula-Banjarmasin Diuji

Baca juga: Dari Aquascape ke Diecast, Merangkai dan Membangun Dunia Kecil dalam Diorama

Menurut Irnita, kemampuan menguasai teknologi dan digitalisasi kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM. Pasalnya, pemasaran produk tidak lagi terbatas pada pasar lokal, tetapi telah berkembang ke pasar yang lebih luas melalui platform digital.

“Bagaimanapun kendala kita sampai hari ini adalah masalah digitalisasi. Semuanya sudah serba global, pemasaran pun serba global. Kalau kita tidak bisa mengikuti digitalisasi atau teknologi, kita akan tertinggal,” ujar Irnita.

Karena itu, IWAPI terus membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk membuka akses peningkatan kapasitas bagi perempuan pengusaha. 

Salah satunya melalui kolaborasi dengan Apple dalam program magang yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan digital.

Dalam program tersebut, peserta mendapatkan uang saku atau gaji sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP). 

Setelah menyelesaikan program, peserta juga berkesempatan mendapatkan perangkat teknologi berupa MacBook dan iPhone dari Apple.

Irnita mengatakan program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga mendorong semakin banyak perempuan pengusaha untuk memahami dan memanfaatkan teknologi dalam menjalankan bisnis.

“Selain hadiah-hadiah tadi dan juga gaji, tentu ini membangkitkan semangat agar perempuan lebih melek digital,” katanya.