Dari Aquascape ke Diecast, Merangkai dan Membangun Dunia Kecil dalam Diorama
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Membangun dunia kecil dari deretan mobil mini menjadi cara Erwin menikmati hobinya.
Lewat diecast dan diorama, ia mencoba menghadirkan suasana yang menyerupai kehidupan nyata dalam ukuran 1:64.
Ketertarikan Erwin pada dunia miniatur sebenarnya sudah dimulai sebelum ia menekuni diecast, tepatnya pada tahun 2024.
”Pertama kali gabung di aquascape. Aku hobi dan suka membuat sama merangkai sesuatu,” ujarnya, Minggu (27/09/2026) malam.
Dari sana, ketertarikannya berlanjut pada diorama dan miniatur kendaraan. Bedanya, jika aquascape menggunakan ekosistem hidup, diorama diecast mengandalkan benda-benda mati yang ditata sedemikian rupa, agar terlihat lebih nyata.
“Kalau ini kan benda mati ya hitungannya, tapi dibikin lebih real. Disitulah seninya,” ucapnya.
Dalam membuat diorama, Erwin tidak selalu memulainya dari nol. Sebagian dibuat sendiri, sementara lainnya dibeli kemudian dimodifikasi, sesuai konsep yang ingin ditampilkan.
Sebelum mengerjakan diorama, Erwin biasanya mencari referensi dan menentukan konsep terlebih dahulu. Tema yang dibuat pun beragam, mulai dari suasana Jepang hingga Eropa.
Baca Juga: Jejeran Mobil dan Pemandangan Kota Jepang dalam Dunia Miniatur, Serunya Kopdar Pecinta Diecast
Baca Juga: 480 Pembalap Ikuti Drag Bike Wilayah Kalimantan di Banjarbaru, Panitia: Kalsel Perlu Sirkuit
“Kalau sudah ada konsepnya, bisa cepat. Kadang sekitar satu jam sudah selesai. Tapi kalau belum ada konsep, ya kita cari referensi dulu,” paparnya.
Detail menjadi salah satu hal yang diperhatikan Erwin dalam memilih maupun menata koleksi. Ia mencontohkan Mini GT, yang menurutnya memiliki detail lebih tinggi dibandingkan Hot Wheels.
“Mini GT dia lebih detail karena itu 14+, sedangkan Hot Wheels kan 13+. Itu perbedaannya,” ungkapnya.
Erwin menjelaskan tingkat detail dan ukuran diorama, turut membuat biaya pembuatannya beragam, tergantung kerumitan ataupun detail yang ingin dicari.
“Kalau diorama macam-macam. Ada yang Rp100 ribu, ada juga yang sampai Rp30 juta,” bebernya.
Tak hanya diorama, sejumlah diecast juga memiliki nilai koleksi yang tinggi, ketika modelnya langka dan sulit ditemukan.