Erwin menyebut, beberapa koleksi yang dimilikinya bahkan bernilai jutaan rupiah untuk satu unit.

“Ada yang satu koleksi itu Rp5 juta, ada juga Rp8 juta satu mobil. Biasanya karena barangnya langka,” tuturnya.

Meski begitu, Erwin mengatakan nilai sebuah koleksi bukan semata-mata dilihat dari harganya. 

Baginya, daya tarik utama tetap berada pada bagaimana sebuah miniatur dapat dipadukan dengan lingkungan yang dibangun di sekelilingnya.

“Kalau kita bikin diorama itu kan memang untuk bikin suasananya lebih hidup. Jadi mobilnya ada, lingkungannya juga kita bikin,” pungkasnya. (wartabanjar.com)