WARTABANJAR.COM, NUNUKAN - Remaja kecanduan bermain game online sampai seminggu jarang ke luar kamar dan tidak pernah mandi terjadi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Meski berulang kali diingatkan orang tuanya, remaja itu tidak peduli dan terus bermain game online menggunakan laptop dan ponsel di dalam kamar.

Bahkan, saat bermain game online itu, dia mengunci pintu kamarnya.

Remaja itu hanya keluar kamar saat mengambil makan dan minum serta buang air kecil.

Karena bingung melihat kondisi sang anak, ibu remaja itu lantas menghubungi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan, untuk meminta pertolongan.

Mendapat pengaduan itu, Kabid Rehabilitasi Sosial DSP3A Nunukan, Yarius mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satpol PP.

Rombongan petugas pun langsung datang ke rumah remaja itu.

"Kami ketuk pintu kamarnya berulang kali, kami panggil-panggil namanya juga tidak dibalas," ucap Yarius.

Akhirnya, atas persetujuan pemilik rumah, petugas mendobrak pintu kamar.

Baca Juga: Nekat Merekam Dalaman Rok SPG, Guru “Piktor” Jadi Tersangka Pelecehan

Baca Juga: Diduga Ada Sosok Misterius di Balik Penemuan Jenazah Dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda

Begitu pintu terbuka, terlihat remaja itu tetap tidak peduli. Ia terus asyik main game dalam kondisi telanjang di bagian badan. Headphone menutup kedua telinganya.

Ia baru merespons dengan kemarahan saat salah seorang petugas mencoba meminjam ponselnya.

"Menurut ibunya, dia tidak mandi selama seminggu, tidak mau keluar kamar, paling hanya keluar ambil makan dibawa masuk kamar. Dia bahkan kuat tidak tidur berhari-hari karena game online," ungkap Yarius.

Meski kecanduan game online, prestasi remaja itu di sekolah sangat baik.

Bahkan, para guru sering meminta bantuannya dalam masalah IT (informasi teknologi).

Tragisnya, berdasar penelusuran, remaja itu pernah mengalami pemeriksaan kejiwaan dengan diagnosis mengalami kondisi menuju ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

Yarius menduga kondisi remaja itu kemungkinan terdampak dari perceraian kedua orangtuanya.

Ayah dan ibunya bercerai dan masing-masing sudah menikah lagi.