Hari Kelima TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Alalak Selatan Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Antusias warga terlihat saat air bersih mulai mengalir dari tangki bantuan di halaman Masjid Imaduddin, Jalan Alalak Selatan, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (29/9/2026).
Warga sekitar, khususnya RT 2 dan RT 3 Kelurahan Alalak Selatan, berbondong-bondong mengambil air yang disalurkan melalui program Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj Fatma Muhidin, untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar di tengah krisis air bersih.
Kasi PSKBS Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Yoefi Fahromi, SE, mengatakan penyaluran tersebut merupakan bentuk respons terhadap kondisi krisis air bersih yang masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin.
“Ini adalah bentuk responsif dari Ibu Ketua untuk memberikan, menyalurkan air bersih dalam rangka krisis air bersih di area Kota Banjarmasin,” ujar Yoefi.
Penyaluran di kawasan Masjid Imaduddin tersebut menjadi hari kelima pelaksanaan program.
Baca Juga 13 Pemilik Warung di Jalan Syekh Arsyad Al Banjari Banjar Bongkar Tempat Berjualan
Baca Juga Akhirnya Bangkai Kapal Virgo Segera Diangkat, Peralatan Salvage Dikirim dari Singapura
Dalam kegiatan itu, Dinas Sosial Provinsi Kalsel berkolaborasi dengan PT Air Minum (PAM) Banjarmasih untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Dinas Sosial Provinsi Kalsel berperan menyediakan tangki, sementara pasokan air bersih disediakan PAM Banjarmasih.
Yoefi mengimbau masyarakat memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya, terutama untuk kebutuhan minum dan memasak.
“Harapan Ibu Ketua bahwasanya penyaluran air bersih ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga sekalian. Ini untuk air minum dan memasak,” katanya.
Antusiasme warga menjadi gambaran kebutuhan air bersih yang masih cukup tinggi di kawasan tersebut.
Air yang dibagikan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi krisis berlangsung.
Selain memenuhi kebutuhan warga, kolaborasi lintas instansi ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan dampak krisis air bersih di Kota Banjarmasin.