WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Bangkai Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa Perairan Kalsel bakal segera diangkat.

Operasi salvage atau pengangkatan bangkai kapal tersebut kini sedang dipersiapkan secara matang.

Peralatan pun segera tiba dari Singapura.

"Dipastikan peralatannya dari Singapura, sudah tersedia," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin, Heri Purnomo, Senin (28/9/2026) malam.

Adapun peralatan tersebut antara lain crane barge atau tongkang derek dan main boom. 

Kepastian operasi salvage bangkai Kapal Virgo muncul setelah pihak asuransi pelayaran P&I (Protection and Indemnity) melakukan rapat pertemuan dengan sejumlah unsur SAR. 

Dalam pertemuan itu, pihak asuransi menyampaikan telah menunjuk mitra untuk melaksanakan operasi salvage.

"Sementara ini kandidat yang ditunjuk perusahaan asuransi dari luar negeri. Amerika Serikat dan Inggris," kata Heri.

Baca Juga: Ilham Pergi Tak Ada Kabar, Keluarga di Jepara Ikhlas Walau Pulang Tinggal Jasad

Baca Juga:  Daftar Nama 25 Jenazah Korban Kapal Virgo, 4 dari Kalsel, 20 Belum Teridentifikasi

Ia mengungkapkan sempat muncul saran agar mitra operasi salvage dari Indonesia namun pihak asuransi cenderung memilih dari luar negeri.

"Pihak owner mendorong agar yang ditunjuk menangani salvage dari lokasi terdekat untuk mempercepat pelaksanaannya, tapi dari pihak P&I memilih dari luar negeri karena lebih lengkap peralatannya," ujar Heri.

Rencananya, mitra dari Amerika Serikat dan Inggris itu akan didampingi mitra lokal yakni Jasalindo yang sudah sejak awal terlibat dalam operasi pencarian korban Kapal Virgo.

Sebelunnya, kuasa hukum maskapai Kapal Virgo, Rully Fakhrizal memastikan surat asuransi dari P&I terkait rencana operasi salvage sudah diterima.

Rully menjamin proses salvage mampu dilakukan dalam kurun waktu 180 hari, sesuai dengan tenggat waktu dari Kementerian Perhubungan.

Ia menegaskan dengan terbitnya surat dari P&I menandakan bahwa dana untuk operasi pengangkatan bangkai kapal juga sudah siap.

"Suratnya sudah terbit, tinggal teknisnya aja. (Dananya) Aman, sudah dari asuransi," tegasnya.