Lupa Cabut Kunci, Motor Digasak Maling di Parkiran Gedung Hafiyun Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kasus pencurian kendaraan bemotor (curanmor) terjadi di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Satu unit motor Kawasaki W175 SE model retro klasik, digasak maling di parkiran Gedung Hafiyun, Jalan Sultan Adam, Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Minggu (27/09/2026).
Curanmor ini terjadi saat pemilik motor lupa mencabut kunci kontak, usai memarkir kendaraannya tersebut.
Korban yang menyadari motornya tak lagi berada di parkiran pun melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banjarmasin.
Atas laporan itu, Satreskrim Polresta Banjarmasin pun bergerak memburu pelaku. Pelaku berinisial MG (35) berhasil ditangkap Senin (28/09/2026).
Saat diringkus personel Satreskrim Polresta Banjarmasin, pelaku MG hendak menjual sepeda motor hasil curiannya itu di wilayah Kota Banjarmasin.
Proses penangkapan itu pun bermodalkan rekaman kamera CCTV. Dari rekaman itu, tampak pelaku mengenakan jaket coklat dan celana berwarna hitam, saat melancarkan aksinya.
Atas kasus tersebut, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Mutaqqin melalui Kasat Reskrim Kompol Eru Alsepa, meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati.
Baca Juga: PAM Bandarmasih Sebar Tandon di Wilayah Banjarmasin untuk Penyaluran Air Bersih
Baca Juga: Mulai Selasa, PAM Bandarmasih Banjarmasin Bertahap Suplai Air Bersih ke Wilayah Terdampak Air Asin
Ia menghimbau, para pemilik kendaraan roda dua agar memakai kunci ganda, demi meningkatkan keamanan barang berharga milik mereka.
"Kami menghimbau warga untuk selalu menggunakan kunci ganda, parkir di tempat yang aman dan terpantau, serta tidak meninggalkan barang berharga di motor," katanya.
"Jika melihat ada hal mencurigakan, segera lapor ke 110," ujarnya lagi.
Pelaku MG dan sejumlah barang bukti seperti satu unit sepeda motor yang dicuri, dan pakaian yang dikenakan saat melakukan aksinya kini telah diamankan pihak kepolisian.
Pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut pun dilakukan pihak kepolisian. Bahkan polisi tengah menyelidiki apakah ada keterlibatan pihak lain atau tidak, dalam kasus curanmor tersebut. (Wartabanjar.com)