Angin Kencang Perparah Kebakaran, Pemerintah Israel Minta Bantuan Internasional

Dalam konferensi pers di komunitas Eshtaol, Shmulik Friedman memperingatkan bahwa kebakaran di perbukitan Yerusalem mungkin yang terbesar yang pernah terjadi di negara ini.
Ia mencatat bahwa kebakaran terjadi di dekat Mesilat Zion, dekat Beit Shemesh, sekitar pukul 09.30 pagi.
Api dengan cepat terbawa ke barat oleh angin kencang sebelum bergeser arah ke timur.
“Kami masih jauh dari mampu mengendalikan (kebakaran),” katanya seperti dikutip dari Times of Israel.
Ia memperingatkan bahwa kebakaran mungkin akan terus memburuk, karena angin diperkirakan akan meningkat dan mencapai kecepatan hingga 90-100 kilometer per jam (56-62 mph)
Kebakaran memaksa pihak berwenang untuk menutup Rute 1, jalan utama yang menghubungkan Tel Aviv dan Yerusalem pada hari Rabu lalu.
Video beredar di media sosial menunjukkan warga setempat berjalan di sepanjang jalan raya dengan asap tebal memenuhi udara.
Beberapa jam kemudian, petugas berlari di antara barisan panjang mobil yang ditinggalkan di jalan raya.
Sebuah organisasi tanggap darurat, United Hatzalah mengunggah keterangan bahwa para petugas itu menyisir siapa saja yang masih berada di dalam mobil.






