Banjir Pulau Sebatik Surut, BPBD Nunukan Bantu Semprot Lumpur di Rumah Warga

WARTABANJAR.COM, NUNUKAN – Aktivitas warga empat dari lima kecamatan di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (15/07/2026), berangsur normal.

Banjir yang merendam sekitar 200 rumah mulai Senin (13/07/2026) dini hari, mulai surut.

Banjir di Kecamatan Sebatik Barat, Sebatik Tengah, Sebatik Utara, dan Sebatik Timur terjadi akibat meluapnya Sungai, menyusul tingginya curah hujan.

Selain permukiman, banjir berketinggian hingga satu meter merendam sejumlah rumah ibadah, kantor pemerintahan desa, lahan pertanian, dan persawahan.

Pascabanjir, sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan membantu warga melakukan pembersihan, seperti penyemprotan lantai bangunan.

BPBD Nunukan juga sudah berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan serta aparat keamanan untuk langkah langkah lebih lanjut, termasuk pemantauan dampak banjir.

Saat banyak daerah di Kalimantan mengalami musim kemarau bahkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir besar kembali merendam sejumlah wilayah di Sebatik.

Baca Juga: Roda Empat Dilarang Lewat Jalan Ambles di Sungai Lulut Banjarmasin

Baca Juga: Teknologi China Viral Saat Evakuasi Banjir, Drone Jadi Helikopter Hingga Jembatan Jadi Kapal

Luapan air sungai yang berhulu di Sabah Malaysia diperparah oleh pasang air laut.

Di Desa Aji Kuning, Sebatik Tengah, ketinggian air bahkan mencapai paha orang dewasa.

Bahkan air dan lumpur memasuki rumah warga.