Wali Kota HM Yamin Desak Pemprov dan Balai Sungai Atasi Jalan Ambles di Sungai Lulut Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Aktivitas warga yang melalui Jalan Veteran, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin sejak Rabu (15/7/2026) dini hari terganggu karena ada ruas jalan yang ambles.
Terkait musibah itu, Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR mendesak Pemprov Kalsel dan Balai Wilayah Sungai bersinergi untuk mengatasi permasalan tersebut.
Berdasar data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, penyebab jalan ambles di Sungai Lulut itu adalah gerakan tanah yang terdampak dari abrasi bantaran sungai yang sudah berlangsung lama.
Selain itu, juga diduga karena sering melintasnya kendaraan bertonase besar di kawasan tersebut.
Adapun panjang retakan tanah ambles itu sekira 43,5 meter dan kedalaman ambles mencapai 90 sentimeter. Sementara lebar pergeseran tanah sekira 3,5 meter.
Meski kerusakaannya masuk kategori berat, tidak ada korban jiwa dan luka-luka akibat jalan ambles ini.
Penghuni tiga bangunan yang berada di titik ambles mengungsi ke rumah keluarga masing-masing.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarmasin, Husni Thamrin juga mengungkapkan ada 2 unit rumah yang menjadi tempat usaha mengalami kerusakan fisik.
Selain itu, ada pula 7 toko yang ikut terdampak karena tanah di kawasan tersebut masih bergerak.
Baca Juga: Roda Empat Dilarang Lewat Jalan Ambles di Sungai Lulut Banjarmasin
“Kerusakan ini berada di jalan utama sehingga perlu segera dilakukan perbaikan dan pemulihan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih luas,” ujar Husni.
Untuk mengatur aktivitas masyarakat, telah dilakukan rekayasa rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.
Kendaraan dari arah Jalan Veteran Km 5,5 dialihkan melalui Jalan Pembina atau Jalan Rahayu menuju Jalan Martapura Lama hingga kondisi ruas jalan dinyatakan aman.
Seluruh kendaraan roda empat dan lebih tidak diperbolehkan melintasi kawasan yang terdampak oleh keretakan tanah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas di titik retakan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan menjadi prioritas utama,” ucapnya.
Wali Kota Desak Pemprov dan Balai Sungai