Satpolairud Samarinda Ringkus Lima Bajak Sungai Mahakam Pemalak Solar
WARTABANJAR.COM, SAMARINDA – Dengan mengenakan masker hitam, lima tersangka bajak Sungai Mahakam itu digiring petugas Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Samarinda, Rabu (15/07/2026).
Mereka diperlihatkan Kasat Polairud Polresta Samarinda, Kompol Agus Setyawan, bersama sejumlah barang bukti dalam jumpa pers.
Kelima orang ini terbagi dalam dua kasus, yakni empat orang kasus pengeroyokan dan satu lainnya terlibat pencurian.
Keduanya sama-sama karena terkait bahan bakar minyak (BBM).
Keempatnya disangka melakukan pengeroyokan terhadap anak buah kapal (ABK) Tugboat (TB) Mahakam Indah di perairan Harapan Baru, Sungai Mahakam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Itu dilakukan setelah awak kapal menolak memberikan solar kepada tersangka.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (29/06/2026) sekitar pukul 11.18 Wita, ketika TB Mahakam Indah menuju pangkalan Seputih.
Ketika kapal melintasi perairan Harapan Baru, sebuah perahu ces berwarna cokelat yang ditumpangi tersangka menghampiri.
Baca Juga: Wali Kota Tarakan Larang Sekolah Wajibkan Siswa Beli LKS Pascatemuan Ombudsman Kaltara
Baca Juga: Bocah Korban Sambaran Buaya di Sungai Kupang Kotabaru Ditemukan, Pencarian Menegangkan
Beberapa tersangka kemudian naik ke tugboat dan meminta solar.
Namun karena persediaan tipis, permintaan ditolak awak kapal hingga berujung pengeroyokan terhadap seorang ABK.
Kejadian ini beredar di media sosial dan ditindaklanjuti Satpolairud Samarinda.
Hasilnya empat tersangka berinisial YTW, P alias O, A alias R, dan M alias A diringkus.
Polisi juga menyita perahu ces yang digunakan tersangka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyidik masih memburu kelompok lain yang beroperasi di kawasan perairan Harapan Baru.
Kasus kedua terjadi pada 13 Juni 2026, juga di perairan Harapan Baru.
Tersangka R tersandung kasus dugaan percobaan pencurian BBM di sebuah tugboat, dan terekam video yang kemudian beredar di media sosial.
Itu dilakukannya bersama sejumlah teman dengan menggunakan perahu ces, yang juga telah diamankan polisi.
Hingga kini polisi mencari pemilik perahu ces. (wartabanjar.com/tamam)