Hermawati Bingung Berjualan Ayam Goreng di Mana Pascakebakaran Pasar Teluk Dalam Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Hermawati (61), warga Jalan Sutoyo S atau Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, hanya bisa pasrah melihat warung ayam goreng lalapan miliknya hangus dilalap api, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Usaha yang dijalankan Hermawati di Pasar Teluk Dalam sekitar 20 tahun itu, lenyap dalam hitungan menit.
Lapaknya rata tanah, usai api yang berasal dari ledakan tabung gas tiga kilogram membakar seluruh barang yang ada di dalamnya.
Hermawati berhasil lolos dari insiden tersebut, namun perasaannya hancur atas apa yang menimpa dirinya.
Baca juga: Kebakaran Pasar Teluk Dalam Banjarmasin, Pemadam Kesulitan Sumber Air
Didampingi dua putranya usai api padam sepenuhnya sekitar pukul 10.00 Wita, Hermawati mengayunkan kedua kakinya melintas di atas puing-puing lapak.
Tak jauh dari titik sumber api, Hermawati terlihat memungut sesuatu dari balik tumpukan material gosong.
Rupanya, Hermawati sedang mencari dompet miliknya.
Ia hendak mengambil dokumen-dokumen penting seperi KTP dan Kartu BPJS yang ia simpan di dalam dompet.
Kondisi kedua dokumen tersebut hangus sekitar 70 persen.
Sementara itu, barang-barang lainnya terlihat tak lolos dari amukan si jago merah.
"Pasrah, sedih, kaget tiba-tiba gas meledak, saya ditarik, lihat semua sudah terbakar," katanya sambil menatap rongsokan warung ayam goreng lalapan miliknya yang telah gosong.
Baca juga: Diduga Terjebak Karhutla, Lansia Kobar Kalteng Ditemukan Menghitam di Kebun
Hermawati mengaku masih bingun dan belum terpikirkan lokasi baru untuk dirinya kembali berjualan ayam goreng lalapan.
Data sementara, sekitar enam lapak pedagang terbakar.
Menurut saksi, Muhammad Juanda, warga Teluk Dalam, penyebab kebakaran ialah tabung gas 3 kg yang tiba-tiba meledak saat dipasang oleh Hermawati.
"Api dari tabung gas. Saat dipasang tiba-tiba meledak," ungkap Muhammad Juanda. (wartabanjar.com)