Satlinmas Banjar Digembleng Jadi Garda Terdepan Hadapi Situasi Darurat di Desa
WARTABANJAR.COM, BANJAR - Pemkab Banjar memperkuat kemampuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) agar lebih siap menghadapi berbagai situasi darurat di tingkat desa.
Penguatan dilakukan melalui pelatihan dasar yang membekali personel dengan kemampuan teknis, mulai penanganan kebakaran hingga evakuasi bencana.
Sebanyak 100 anggota Satlinmas dari Kecamatan Martapura Kota, Aranio dan Karang Intan mengikuti pelatihan yang digelar Satpol PP Kabupaten Banjar selama tiga hari di Kampung Putra Bulu, Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (6/10/2026).
Kasatpol PP Banjar Yuana Karta Abidin mengatakan pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggota Satlinmas di tingkat desa.
Pembekalan disesuaikan dengan kebutuhan tugas mereka ketika membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan kedisiplinan melalui Latihan Baris-Berbaris (PBB), tetapi juga kemampuan praktis seperti penanganan kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), penanganan bencana hingga menghadapi hewan buas.
Baca Juga Listrik Kembali Padam di Banjarmasin Hari ini, Cek Wilayah Terdampak
Baca Juga Mobil Terjun ke Selokan di Jalan Lingkar HST, Pengemudi Diduga Kurang Konsentrasi
Pelatihan turut melibatkan sejumlah instansi lintas sektor, di antaranya TNI/Polri, BPBD, DPKP, Basarnas dan Dinas Kesehatan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut ditujukan agar pembekalan yang diterima peserta mencakup kemampuan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Yuana berharap anggota Satlinmas nantinya dapat menjadi ujung tombak yang tanggap ketika terjadi persoalan di wilayah desa, sekaligus mendukung tugas Satpol PP dalam menjaga ketenteraman masyarakat.
Penguatan kapasitas tersebut ditargetkan dilakukan secara bertahap hingga menjangkau sekitar 2.900 anggota Satlinmas di Kabupaten Banjar.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur menekankan pentingnya soliditas dan pemahaman tugas bagi setiap anggota Satlinmas.
Selain kompak dalam satu komando, personel juga diminta memahami batas tugas dan kewenangan ketika menjalankan perannya di masyarakat.