WARTABANJAR.COM - Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di wilayah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (7/10/2026).

Diketahui pemadaman bergilir dikarenakan adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak pada sebagian wilayah kerja PLN ULP Ahmad Yani.

Jadwal pemadaman listrik bergilir selama dua hari, Rabu, 7 Oktober sampai Kamis, 8 Oktober 2026.

Hari ini, Rabu, 07 Oktober 2026, pemadaman listrik dilaksanakan pukul 14.00 WITA s.d. 17.30 WITA. 

Berikut wilayah terdampak: 

Karya tani, Pembina IV, komple D'padis, R Land, Rahayu Ujung, Sungai Lulut, Lok baintan, Sungai Lenge DAN sekitarnya, Jalan A Yani Km 8- km 10, Kantor oJK, Indosat dan sekitarnya.

Perpusda, Mahligai, Jalan A Yani KM 4 sampai 10, Manarap, Bunyamin Residence, Handil Satu, Handil Dua, Handil Bahalang, dan sekitarnya.

Baca Juga Mobil Terjun ke Selokan di Jalan Lingkar HST, Pengemudi Diduga Kurang Konsentrasi

Baca Juga Daftar Terbaru 69 Korban Meninggal Kapal Virgo, 13 Jenazah Masih Identifikasi, 53 Hilang

Pada Kamis, 08 Oktober 2026 pukul 11.00 WITA sampai 14.30 WITA di  wilayah:

Stadion Lambung Mangkurat, perumahan ABRI, Uvaya, Banjar Indah Permai, Sintuk, Ramin, Kayu Kuku, Kayu Balau, Pinang, dan sekitarnya

Kemudian pada Kamis, 08 Oktober 2026 pukul 20.00 WITA s.d. 23.30 WITA di wilayah Gubernur Soebardjo, Mantuil, Lingkar Selatan, Tembus Mantuil, Basirih, Antasan Bondan, Aluh-Aluh Kecil, Handil Palung, Handil Bujur, Tatah Bangkal, Tatah Layap,Tatah Hampalam, Mekarsari dan sekitarnya. 

Jalan Tembus Mantuil, Jembatan Basirih, Petro Andalan, Komplek 10, Kelayan B, Kelayan Selatan, Jalan KS tubun dan sekitarnya. 

PLN terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan dan meminimalkan dampak kepada pelanggan.

PLN juga mengajak seluruh pelanggan untuk berpartisipasi menjaga keandalan pasokan listrik dengan menggunakan listrik secara bijak, khususnya pada pukul 18.00-21.00 WITA. 

Pelanggan diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengatur penggunaan pendingin ruangan pada suhu di atas 24°C, serta mengoptimalkan penggunaan peralatan hemat energi sebagai bagian dari pemanfaatan energi yang lebih
bertanggung jawab.