Anan Khalaili Gagal ke Inter Milan Gara-gara Medis, Tandem Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terbang ke Inggris
WARTABANJAR.COM - Sang juara bertahan Liga Italia, Inter Milan, kini membutuhkan tambahan kekuatan guna menambal banyak lubang di lini pertahanan.
Namun dalam tempo beberapa hari terakhir saja, dua target transfer Inter Milan telah melayang dari jangkauan.
Nerazzurri telah ditinggal Yann Sommer, Denzel Dumfries, Francesco Acerbi, Stefan de Vrij, hingga Matteo Darmian.
Sejauh ini baru kiper pelapis Ivan Provedel yang diresmikan sebagai anggota baru korps pertahanan Tim Hitam-Biru.
Manuver Inter yang selangkah lagi mendapatkan pengganti Dumfries, Anan Khalaili, juga kandas di tahap-tahap akhir.
Bek sayap Timnas Israel itu dinyatakan gagal lolos tahap pemeriksaan medis di CONI (Komite Olimpade Italia).
Regulasi di CONI memang terkenal sangat ketat. Inter pernah menghadapi problem ini saat Christian Eriksen dinyatakan tidak layak berkompetisi di Serie A, karena masalah jantung.
Gelandang Denmark itu kemudian hijrah ke Inggris, di mana sang pemain diperbolehkan tampil dengan menggunakan defibrilator atau alat pacu jantung.
Kali ini masalah yang mengganjal dalam cek medis Khalaili kabarnya juga menyangkut kardiologi.
Baca Juga: Jay Idzes Tinggalkan Timnas Indonesia, Fokus Sambut Liga Italia Bersama Sassuolo
Baca Juga: Tawaran Perdana Juventus untuk Membeli Mateo Pellegrino Ditolak Parma
Padahal, pihak Inter dan klub Khalaili, Union Saint-Gilloise, sudah menyepakati formula transfer permanen senilai total 30 juta euro.
"Kami telah menegosiasikan pembelian Khalaili, tetapi ia gagal dalam tes medis. CONI memberi tahu kami," ucap Presiden Inter, Beppe Marotta, kepada jurnalis awal pekan ini.
"Di Italia, ada aturan yang sangat ketat mengenai tes medis, jadi ini bukan keputusan yang diambil oleh klub."
"Kami harus menerimanya karena ini berkaitan dengan menjaga kesehatan sang pemain."
"Jika CONI tidak memberikan sertifikat, dia tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam acara olahraga resmi apa pun di Italia."
"Situasi ini menyedihkan, karena kami telah menjalani negosiasi dengan usaha keras, tetapi sekarang sayangnya kami harus memikirkan alternatif," ucapnya, dikutip dari Football Italia.