WARTABANJAR.COM, FILIPINA – Gempa dahsyat mengguncang Filipina berkekuatan 7,8 magnitudo pada Senin 8 Juni 2026, pukul 07:32:42 WITA.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah area sekolah, seperti terlihat di video yang diunggah akun infogempadunia.
Tampak guru dan siswa jongkok di halaman sekolah sembari berteriak.
Pergerakan tanah terlihat jelas. Tak berselang lama, atap bangunan roboh membuat para siswa dan guru berlarian.
Video merupakan momen gempa yang terjadi saat upacara bendera di Sekolah Dasar Mahayahay, Davao Occidental.
Dilaporkan terdapat 1 korban jiwa akibat gempa ini.
Baca Juga Kejati Geledah Kantor ESDM Kalsel, Satu Pegawai Jadi Tersangka Korupsi Perizinan Tambang
Baca Juga Panitia Pilrek ULM Akan Lakukan Verifikasi Administrasi Prof Ahmad, Dr Iwan dan Prof Muthia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini tsunami akibat gempa Filipina.
Dikutip SAR Balikpapan, peringatan dini tsunami berlaku untuk wilayah Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara.
Warga diminta menjauhi wilayah pesisir dan segera menuju ke tempat yang lebih tinggi.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan pusat gempa berada di kedalaman 47 kilometer di sebelah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, tepatnya di sektor Mindanao, Filipina.
Gempa itu berpotensi memicu gelombang tsunami di sejumlah wilayah pesisir Indonesia bagian timur.







