Dua Pekan Kebakaran Lahan Kotim Tak Kunjung Padam, BNPB Pantau Karhutla Kalimantan
WARTABANJAR.COM, SAMARINDA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, karhutla terjadi di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir; Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang; serta Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu.
Dikutip dari bnpb.go.id, Senin (20/7/2026), Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan laahan yang terbakar sekitar 35,2 hektare.
Sekitar lima hektare di Kecamatan Loa Janan Ilir, 30 hektare di Kecamatan Sungai Pinang, dan 0,2 hektare di Kecamatan Samarinda Ulu.
BPBD Kota Samarinda telah melakukan pengecekan, asesmen, dan pemadaman bersama Disdamkarmat Kota Samarinda, Katana Kelurahan Simpang Tiga, serta relawan.
Baca Juga Posting Video Minta Maaf, Hotman Paris Beralasan Emosi Saat ditanya Wartawan
Baca Juga Pesta Miras di Kamar Kos Pelaihari Digerebek Satpol PP Tala, 9 Orang Diamankan
Hingga saat ini, proses penanganan masih terus berlangsung untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah meluasnya area terdampak.
Karhutla juga terjadi di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.
Kebakaran lahan sebuah perusahaan itu terjadi pada Minggu, (19/7) sekitar pukul 13.30 WIB dengan luas sekitar lima hektare.
Di Kalimantan Tengah, kebakaran lahan terjadi di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur (Kotim), Senin.
Api tak kunjung pada sejak dua pekan lalu kendati pemadaman terus dilakukan termasuk melalui helicopter.
Heli water bombing telah beberapa kali menjatuhkan ribuan liter air dari udara.
Eka Bahurui menjadi salah satu titik karhutla terparah yang ditangani di Kotim.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan telah melampaui 10 hektare, dan masih menyisakan titik-titik api yang terus muncul kembali.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim menunjukkan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah kejadian karhutla terbanyak sejak awal tahun 2026.
Hingga 18 Juli 2026 tercatat sebanyak 32 karhutla.
Dari jumlah tersebut, 29 kejadian berhasil ditangani dengan luas 33,97 hektare. (wartabanjar.com/tamam)
Editor Restu