Bupati Berau Kejar Pemburu Hiu dari Malaysia di Kepulauan Derawan Kaltim

WARTABANJAR.COM, TANJUNG REDEB – Tidak ingin hiu di perairan Kepulauan Derawan terus diburu, giliran jajaran Pemerintah Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur memburu pelaku.

Langkah ini diperintahkan Bupati Sri Juniarsih Mas, khususnya kepada UPTD Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya (KDPS).

Penegasan tersebut disampaikan setelah Tim Patroli Pengawasan UPTD menemukan aktivitas perburuan satwa laut dilindungi, pada Kamis (16/07/2026).

Petugas mengamankan sejumlah nelayan asal Malaysia bersama beberapa nelayan dari Kalimantan Utara, yang beraktivitas di kawasan konservasi.

Disita pula potongan tubuh puluhan hiu serta beberapa ekor pari, yang diduga akan digunakan sebagai umpan pancing rawai.

Seluruh nelayan beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada aparat penegak hukum, untuk diproses lebih lanjut karena aktivitas tersebut dilakukan di kawasan konservasi.

“Saya mengapresiasi petugas yang telah melakukan patroli dan menemukan dugaan praktik tersebut. Kasus ini harus ditindaklanjuti hingga tuntas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Baca Juga: Suaminya Diikat, sang Istri Diperkosa, Polsek Sangatta Utara Kaltim Bekuk Perampok Sadis

Baca Juga: Lima Dapur MBG di Tarakan Disetop Sementara, SPPG Keluhkan Aturan Berubah-ubah

Dia menilai perburuan terhadap hiu Derawan merupakan ancaman serius terhadap kelestarian ekosistem laut, yang selama ini menjadi kekuatan utama sektor pariwisata dan konservasi di Berau.