WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan menetapkan enam prioritas pembangunan daerah dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.
Langkah ini dilakukan di tengah penyesuaian anggaran akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, mengatakan, perubahan KUA-PPAS 2026 merupakan respons terhadap kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi alokasi dana transfer ke daerah.
Meski demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Balangan masih diproyeksikan meningkat sekitar 9,3 persen.
“Secara keseluruhan, kemampuan APBD Tahun Anggaran 2026 diperkirakan turun sekitar 1,25 persen. Kondisi ini mengharuskan pemerintah daerah melakukan penyesuaian anggaran dengan tetap memprioritaskan program dan kegiatan yang telah ditetapkan sejak awal,” ujar Fakhriyanto saat rapat paripurna penyampaian Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 di DPRD Kabupaten Balangan, Paringin Selatan, Senin (20/7/2026).
Baca Juga 5 Wilayah Kalsel Waspada Kekeringan, Banjarmasin Banjarbaru
Baca Juga Kebakaran PPS Sekumpul Martapura, 14 Kios yang Sudah Lama Kosong Ludes
Ia menjelaskan, setiap penyesuaian anggaran dilakukan secara selektif agar tidak mengganggu pencapaian target pembangunan daerah.
Penyusunan perubahan KUA-PPAS juga tetap mengacu pada visi dan misi pembangunan Kabupaten Balangan yang tertuang dalam Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.







