WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Sebanyak 116 personel kepolisian disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang akan digelar di 17 desa.

Pengamanan difokuskan pada 32 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di sembilan kecamatan.

Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan apel pergeseran pasukan yang dipimpin Kapolres Banjar, AKBP Fadli di halaman Mapolres Banjar, Selasa (21/7/2026).

Kapolres Banjar, AKBP Fadli mengatakan apel tersebut digelar untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas pengamanan selama tahapan Pilkades berlangsung.

”Apel ini bertujuan mewujudkan sinergitas dan kesiapan seluruh personel, khususnya petugas pengamanan TPS sebagai ujung tombak dalam menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilkades,” ujarnya.

Personel yang diterjunkan terdiri dari 75 anggota Polres Banjar, 32 personel BKO Polda Kalimantan Selatan dan sembilan perwira pengendali.

”Serta didukung 64 personel Linmas yang akan ditempatkan di wilayah penyelenggaraan Pilkades,” ungkap Kapolres.

Selain memastikan kesiapan personel, Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota agar menjalankan tugas secara profesional dan menjaga netralitas selama proses demokrasi di tingkat desa berlangsung.

"Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana sehingga pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Banjar berlangsung aman, tertib, dan sukses," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea mengapresiasi kesiapan Polres Banjar beserta seluruh unsur pengamanan dalam mengawal pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.

BACA JUGA: Pilkades Serentak di Kabupaten Banjar Digelar 22 Juli 2026, Diikuti 20 Desa

BACA JUGA: Dirjen di Kemendagri Pantau Pilkades Serentak di Kabupaten Banjar

”Pilkades merupakan momentum penting untuk melahirkan pemimpin desa yang berkualitas sehingga seluruh prosesnya harus dijaga agar berlangsung aman, damai dan demokratis,” harapnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, penyelenggara, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama pesta demokrasi di tingkat desa berlangsung.

”Kami berharap seluruh masyarakat menggunakan hak pilih dengan bijaksana, menjaga persatuan, serta bersama-sama menyukseskan Pilkades yang aman, damai, dan bermartabat,” tutup Yudi. (wartabanjar.com/*/IKhsan)

Editor: Yayu