Kecelakaan Maut Pikap Versus Motor di Pelaihari Tewaskan Ibu dan Anak
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan satu unit mobil pikap berpenumpang empat orang dan sepeda motor, menewaskan seorang ibu dan anaknya di Jalan A Yani Desa Tampang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Senin (17/08/2026).
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, insiden fatal ini bermula saat sepeda motor yang ditumpangi satu keluarga, terdiri dari suami, istri, dan dua anak, bertabrakan keras dengan mobil pikap hitam bernomor polisi DA 8255 DD.
Benturan kuat tersebut menyebabkan para penumpang sepeda motor terpental ke badan jalan dan mengalami luka parah. Kendaraan roda dua yang mereka tumpangi pun mengalami rusak berat.
Para korban langsung dievakuasi oleh warga dan relawan ke Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari, untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, sang ibu dan satu anaknya dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Desa Sumber Mulia, Endro Suwarsono, mengonfirmasi para korban merupakan satu keluarga, yang sebelumnya berdomisili di desanya sebelum pindah ke Desa Kampung Baru, Kecamatan Pelaihari.
"Sebelumnya mereka memang warga kami, namun telah pindah domisili ke Desa Kampung Baru," ujarnya lewat sambungan telepon.
Endro menjelaskan detail identitas para korban, yang terlibat dalam kecelakaan tragis tersebut.
Baca Juga: Ramah Tamah HUT Ke-81 RI di Tala: Bupati Rahmat Trianto Ajak Generasi Muda Teladani Veteran
Baca Juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI di Tanah Laut, Pemkab Bagi Jajanan UMKM Gratis kepada Pelajar
"Yang meninggal itu istrinya bernama Mahdalena (36) dan anaknya Ghina Salma (6). Sedangkan sang suami Damhuri dan anak yang satunya selamat," katanya.
Jenazah ibu dan anak tersebut rencananya akan dibawa dan dimakamkan di Desa Sumber Mulia, karena mayoritas keluarga besar korban masih bermukim di sana.
"Keduanya rencananya di makamkan di Sumber Mulia, keluarganya berada di sini," tandasnya.
Saat ini, peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut sudah dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat. (Wartabanjar.com)