WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemkab Tabalong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong, bersama Polres Tabalong, Kodim 1008/Tabalong, PT Pertamina, dan PT Jhonlin Baratama, mendistribusikan air bersih kepada warga Desa Masingai II, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Minggu (27/09/2026).

Sebanyak 40.000 liter air bersih didistribusikan ke sejumlah titik, yang telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari operasi bersama pemerintah daerah, unsur Forkopimda, Tim Percepatan Pembangunan, dan dunia usaha.

"Sudah beberapa kali kita distribusikan air bersama unsur Forkopimda, Tim Percepatan Pembangunan, dan dunia usaha, yakni PT Jhonlin Baratama dan PT Pertamina. Hari ini khusus untuk Desa Masingai II," ucap Haris.

Pendistribusian dilakukan dengan meminta warga menyiapkan tempat penampungan di sejumlah titik. Cara tersebut dilakukan agar proses pengambilan air lebih mudah dijangkau masyarakat.

Haris memastikan, BPBD Tabalong akan terus memberikan pelayanan distribusi air bersih, selama masyarakat masih membutuhkan.

"Kami memastikan kepada warga Kecamatan Upau agar jangan khawatir. Kami akan selalu siap melayani selama masyarakat membutuhkan dan tidak ada batasnya," tandasnya.

Baca Juga: Beruang Madu Muncul di Kebun Karet, Rusak Pondok Milik Warga Haruai Tabalong

Baca Juga: Tersinggung Saat Bersama Konsumsi Miras, Pria di Tabalong Tusuk Temannya Pakai Badik

Ia menyebut, BPBD Tabalong menerapkan prinsip pelayanan 24 jam selama tujuh hari, dalam penanganan kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan kebencanaan.

Sementara itu, Kepala Desa Masingai II, Tatak Adi Rahmanto, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong, Polres Tabalong, Kodim 1008/Tabalong, serta pihak dunia usaha yang telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.

"Kami mengucapkan terima kasih. Semoga bantuan 40.000 liter air bersih ini bermanfaat, dan kebutuhan air bersih masyarakat Masingai II yang terdampak kemarau bisa terpenuhi," kata Tatak.