WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kasus video berbau pronografi tengah melanda Kota Banjarmasin. Hal ini terungkap dalam Konferensi Pers Polresta Banjarmasin, Kamis (13/08/2026).

Korban kasus video berbau pornografi yang diedit menggunakan kecerdasan buatan atau AI tersebut, adalah perempuan sebanyak tujuh orang. Salah satu dari para korban diduga pejabat.

Menurut keterangan yang disampaikan Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Riza Muttaqin, pelaku berinisial MF warga Kota Banjarmasin melancarkan aksi tak terpuji tersebut sejak 2023.

"Untuk waktunya sepanjang tahun 2023 sampai dengan sekarang, lokasinya di Kota Banjarmasin, ada sekitar tiga tahun diduga pelaku melakukan perbuatannya," ungkap Kapolresta Riza Muttaqin. 

Kasus video berbau pornografi AI tersebut, kata Riza Muttaqin, diungkap polisi setelah ada korban yang melapor ke pihak Polresta Banjarmasin. 

Riza Muttaqin pun membeberkan modus pelaku video pronografi berinisial MF tersebut, yakni memanipulasi data, edit, dan mentransmisikan. 

"Modus memanipulasi data, edit, dan mentransmisikan," kata Riza Muttaqin. 

Adapun ketujuh korban yang salah satunya diduga pejabat berinisial A, H, V, J, A, S dan N. 

Baca Juga: Perlihatkan 5.179 Butir Ekstasi, Polresta Banjarmasin Proses Dua Perempuan dan Satu Pria

Baca Juga: Polresta Banjarmasin Musnahkan 16 Ribu Bungkus Rokok Ilegal, Diselundupkan dari Surabaya

Sejumlah alat bukti seperti handhone yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya, telah diamankan pihak kepolisian Kota Banjarmasin. 

Kronologis terungkapnya kasus video berbau pornografi AI tersebut, sebagaimana disampaikan Kapolresta Riza Muttaqin, berawal dari salah seorang korban diberitahu oleh temannya, bahwa sebuah nomor tidak dikenal mengirimkan video hasil suntingan AI, yang menampilkan wajah korban seolah-olah melepas busana. 

Terkait salah seorang korban diduga pejabat, pihak Polresta banjarmasin menegaskan masih melakukan penyelidikan atau pendalaman kasus lebih lanjut. (wartabanjar.com)