WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Hari kelima operasi SAR terhadap 129 korban Kapal Virgo Transport 8 belum membuahkan hasil positif.

Pada Kamis (17/9/2026), upaya pengangkatan bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) belum bisa dilakukan.

Padahal diduga banyak penumpang yang terjebak dalam kapal saat terbalik pada Minggu (13/9/2026) dini hari dan tenggelam pada paginya.

Ketika itu kapal dalam pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin membawa 243 penumpang.

Baca juga: Perahu Karet Kapal Virgo Terbawa Arus ke Barat, 5 Sekoci Kosong Ditemukan di Seruyan Kalteng

Baca juga: Mukhyar Tunggu Delapan Anggota Keluarga, Anggota DPRD Kalsel Kontak Penyelam untuk Cari Korban Virgo

Kendati belum bisa melakukan pengangkatan, tim penyelam TNI AL berhasil memasang tali tambat di bangkai kapal. 

Hal ini tak lepas dari kondisi cuaca dan arus laut yang mulai kondusif, sehingga tim penyelam memantau posisi bangkai kapal. 

Disampaikan Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Yudi Bramantyo, kondisi arus laut di TKP melambat signifikan dari 6,8 knot menjadi 2 knot. 

"Hari ini cukup bersahabat. Kalau kemarin arusnya sampai 6,8 knot, hari ini agak berkurang. Kalau tidak salah 1,8 sampai 2," kata Yudi dalam konferensi pers di Posko SAR Nasional Pelabuhan Trisakti.

"Teman-teman dari Kopaska maupun penyelam bisa turun di kedalaman dan sudah memasang tali tambat," lanjut Yudi.

Disampaikan Yudi, kondisi cuaca dan arus laut yang membaik merupakan hal positif bagi kelancaran operasi SAR terhadap 129 orang yang masih hilang. 

Selanjutnya, operasi SAR akan berlanjut ke pengangkatan bangkai kapal Virgo. 

Saat ini bangkai kapal nahas tersebut semakin tenggelam, dari sebelumnya di kedalaman 21 meter sekarang sudah di kedalaman 29 meter. (wartabanjar.com)