WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lima orang terjadi di Jalan A Yani, wilayah Gunung Tiung, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (17/09/2026) sore.

Peristiwa lakalantas tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari grup WhatsApp MT Tala News Independen, serta rekaman video yang beredar, insiden ini mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka, termasuk satu korban yang menderita patah tulang kaki. 

Di lokasi kejadian, tampak sebuah mobil berwarna merah mengalami kerusakan parah di bagian depan usai menabrak pohon kelapa sawit, sementara dua korban tergeletak di tepi jalan.

Seluruh korban saat ini sudah berada di ruang IGD dan mendapatkan penanganan medis secara intensif. 

Sebagian korban dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, dan sebagian lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Borneo Citra Medika (BCM).

Berdasarkan keterangan warga di grup informasi setempat, pihak keluarga dari para korban saat ini sudah terhubung, dan memantau kondisi mereka di rumah sakit.

"Untuk pihak keluarganya sudah monitor alias sudah terhubung," tulis Nasrul, salah seorang warga di grup informasi tersebut.

Baca Juga: Satpol PP dan Damkar Tanah Laut Uji Coba Mesin Pemadam untuk Hadapi Karhutla

Baca Juga: Kebakaran Lahan Karang Jawa Pelaihari Dekati Perumahan, Satpol PP-Damkar Tanah Laut Turunkan Tim

Sementara itu, kasus kecelakaan ini telah ditangani langsung oleh Piket Polsek Jorong bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Tanah Laut, untuk proses penyelidikan dan olah TKP.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Adhitya Rizki Ridhotomo, mengonfirmasi penanganan medis seluruh korban telah berjalan, dan jajarannya masih melakukan pendataan lengkap di lapangan.

"Sementara masih kami kumpulkan data dulu pak," kata Adhitya Rizki Ridhotomo saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Adhitya menjelaskan pengumpulan data detail masih berlangsung, lantaran para korban berada di fasilitas kesehatan yang berbeda. "Karena korban terpisah," ujarnya.

Pihak kepolisian memastikan seluruh korban telah mendapat perawatan medis.

"Sudah pak, Boejasin dan BCM," tambahnya.