WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sebuah rumah dua lantai yang telah lama tidak dihuni di Jalan A Yani Km 14,5, Kompleks Sejahtera Mandiri Asri, Jalur Berkah, RT 21 Blok A Nomor 81, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, roboh setelah sebelumnya mengalami kemiringan dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (16/08/2026). Sebelum roboh, kondisi bangunan telah membuat warga sekitar resah, lantaran bagian bangunan terlihat semakin miring dan dikhawatirkan membahayakan rumah-rumah di sekitarnya.

H Sulai, warga setempat, mengatakan rumah tersebut sudah lama kosong dan nyaris tidak pernah terlihat aktivitas di dalamnya. 

Berdasarkan informasi warga, rumah itu telah ditinggalkan sekitar 23 tahun, karena  pemiliknya diketahui telah menetap di Jakarta.

Menurut H Sulai, tanda-tanda bangunan akan roboh sudah terdengar sejak dini hari. Sekitar pukul 02.00 Wita, warga mendengar suara keras dari dalam bangunan sebelum akhirnya sebagian bangunan roboh dan menimpa rumah milik Farok, yang berada tepat di sebelahnya.

“Pukul 2 malam terdengar bunyi bangunan seperti mau ambruk. Akhirnya menimpa rumah sebelah milik Farok, terutama bagian dapur, kamar tidur, dan ruang tamu,” ujar H Sulai.

Ia menambahkan, suara seperti kayu patah bahkan terus terdengar hingga pagi hari. "Berbunyi terus hingga pagi tadi, seperti kayu patah,” katanya.

Baca Juga: SPPG Sungai Sipai 2 Martapura Gelar Lomba Kemerdekaan Perkuat Kekompakan Karyawan

Baca Juga: 76 Tahun Kabupaten Banjar, ini Sejarah dan Jejak Kesultanan Banjar

Kondisi rumah yang semakin miring sebelumnya telah dilaporkan warga kepada pihak Kecamatan Gambut. 

Salah seorang warga, Mama Ari, berinisiatif menyampaikan laporan karena khawatir bangunan tersebut sewaktu-waktu roboh dan menimbulkan korban.

Warga juga mengaku kesulitan menghubungi pemilik bangunan karena tidak memiliki nomor kontak. Informasi yang diterima warga, pemilik rumah telah lama tinggal di Jakarta.

Sementara itu, rumah milik Farok yang terdampak langsung mengalami kerusakan cukup parah, diperkirakan mencapai sekitar 75 persen, terutama pada bagian dapur, kamar tidur, dan ruang tamu.