WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Penurunan Harga LPG (liquefied petroleum gas) atau elpiji nonsubsidi Bright Gas dilakukan PT PERTAMINA Patra Niaga.
Penurunan untuk Bright Gas ukuran 12 kilogram (kg) dan 5,5 kg ini berlaku mulai Selasa (14/7/2026).
Harga terkini bisa berbeda antar daerah, namun rata-rata untuk Bright Gas 12 Kg turun sekira Rp8.000 dan Bright Gas 5,5 Kg sebesar Rp4.000.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, penyesuaian harga tersebut merupakan hasil evaluasi berkala perusahaan dengan mempertimbangkan dinamika pasar dan mekanisme yang berlaku.
“Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga: Kalsel Catat 81 Kejadian Karhutla, Lahan Terdampak Seluas 221,39 Hektare
Baca Juga: BKKBN Kalsel Apresiasi Pemkab Tabalong Libatkan 17 Perusahaan Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting
Kitty Andhora juga berharap penurunan harga tersebut dapat membuat produk elpiji nonsubsidi Pertamina tetap kompetitif di tengah dinamika pasar.
Bagaimana harga di Kalimantan? Seperti dilansir laman resmi mypertamina.id, berikut daftar harga Bright Gas:
Kalimantan Barat
Bright Gas 12 kg: Rp 230.000
Bright Gas 5,5 kg: Rp 110.000
Kalimantan Tengah
Bright Gas 12 kg: Rp 230.000
Bright Gas 5,5 kg: Rp 110.000







