WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- "Tang…tung…tang…teng…," bunyi palu menghantam aluminium meramaikan kebisingan Jalan Kelayan A, Kelurahan Kelayan Luar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (11/7/2026) siang.

Potongan plat aluminium berserakan di lantai kios, sedangkan peralatan memasak seperti panci dan loyang disusun memenuhi kios.

Udin tampak asyik menari-narikan tangannya memperbaiki sebuah dandang bekas yang tengah rusak.

Setelah selesai ia kembali membuat panci dan dandang dengan kedua tangannya.

Peralatan seperti palu, gunting dan tang pun kerap digunakannya.

Apa yang dilakukan dan dijual Udin merupakan kenyataan unik dan langka seiring kemajuan zaman di mana makin banyak peralatan dapur dibuat dengan mesin serta mudah dibeli di toko modern.

Pria berkulit sawo matang yang ramah itu setia menjalankan usaha warisan ayahnya yang pertama kali dibuka tahun 1986.

Ia mengaku tak berniat sedikitpun meninggalkan usaha ini walau panci dan dandang yang jauh lebih modern kini merajalela di pasaran.

"Tetaplah dengan usaha ini," ucapnya kepada wartabanjar.com sambil terus bekerja.

Kesetiaannya itu bukan tanpa alasan.

BACA JUGA: Bisnis Showroom Kendaraan di Banua Anyar Banjarmasin, dari Motor Tua Hingga Terbaru

BACA JUGA: Dari Sampah Jadi Berkah, Tim PDWA FEB ULM Bekali Warga Kayutangi Banjarmasin Keterampilan Membuat Kompos

Selain karena usaha turun-temurun, peralatan masak manual buatannya ternyata masih sangat menjanjikan secara finansial.

Dalam sebulan, sosok kelahiran 1972 ini bisa memperoleh Rp 4 juta, bahkan lebih.

"Bisa sampai tujuh juta per bulan," katanya sembari melayani konsumen yang meminta jasa servis panci rusak.

Untuk satu dandang baru, Udin menjualnya dengan harga Rp 1 juta, sementara untuk jasa servis bervariasi tergantung tingkat kerusakan.

Apalagi sekarang makin banyak orang menjalankan usaha kuliner, yang membutuhkan peralatan memasak.

Hal ini membuatnya yakin untuk terus eksis memproduksi panci, dandang dan lainnya.

Berkat usaha jasa produksi perbaikan dan pembuatan peralatan memasak ini, Udin mampu menyekolahkan ketiga anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi. (wartabanjar.com/yohanes)

Editor: Yayu