Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah mengatakan, informasi tersebut diperoleh saat petugas melakukan observasi di lokasi bersamaan dengan proses serah terima anak orang utan pada Selasa (3/11/2026).

"Dari laporan Kades dan juga warga yang kami temui di lokasi, dilaporkan masih ada sekitar paling sedikit tiga individu orangutan yang berada di hutan ataupun semak belukar, khususnya yang berada di tepi Sungai Sampit," ungkap Muriansyah, Rabu.

Dalam observasi tersebut, petugas menemukan sebagian besar kawasan hutan di sekitar lokasi mengalami kebakaran. 

Kondisi serupa juga terlihat pada kebun atau ladang milik warga hingga area semak belukar.

"Kami melihat, hutan di sana sebagian besar terbakar dan mengakibatkan satwa liar orangutan masuk ke sekitar ladang ataupun kebun milik warga," katanya. (Wartabanjar.com)