Operasi SAR Resmi Ditutup, Orangtua Korban Kapal Virgo yang Masih Hilang Pertanyakan Nasib Anaknya
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kesedihan masih menyelimuti Arif dan istrinya Dewi. Mereka adalah orang tua kandung Fahrizal Arif Ramadani (19), salah satu korban terbalik dan tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8.
Fahrizal adalah salah satu dari 53 korban kapal Virgo Transport 8, yang masih belum ditemukan hingga operasi SAR resmi ditutup atau dihentikan pada Rabu (04/11/2026).
Rabu pagi, Arif dan Dewi datang ke kantor Pelindo Banjarmasin Jalan Barito Hilir, Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.
Mereka datang ke tempat itu guna mengikuti rapat evaluasi operasi SAR KM. Virgo Transport 8 yang dilaksanakan Basarnas Banjarmasin.
Tidak dengan harapan kosong, keduanya datang membawa asa besar ada kabar baik mengenai keberadaan anak mereka Fahrizal, usai kapal Virgo terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa.
Namun, alih-alih mendengar kabar bagus, Arif dan Dewi justru harus menerima keputusan resmi Basarnas, bahwa operasi SAR pencarian korban kapal Virgo yang masih hilang resmi dihentikan.
Usai rapat evaluasi digelar, Arif dan Dewi pun keluar dari ruang pertemuan. Meski mengaku menerima keputusan pemberhentian operasi SAR tersebut, sebagai orang tua, Arif dan Dewi tak bisa menyangkal adanya perasaan sedih yang masih menyelimuti keduanya.
Baca Juga: Basarnas Hentikan Operasi Pencarian 53 Korban Kapal Virgo
Baca Juga: 4 Jenazah Korban Kapal Virgo Teridentifikasi Tim DVI Polda Kalsel
Keduanya pun mempertanyakan bagaimana nasib keberadaan anak mereka, Fahrizal, setelah operasi pencarian resmi tidak dapat diteruskan.
"Kami sejak awal selama 53 hari ini di sini terus menunggu kabar anak kami Fahrizal. Tapi hari ini sudah dihentikan pencariannya nanti nasib anak kami seperti apa," ungkap Dewi, ibu korban Fahrizal.
"Ikhlas memang kami sudah berbesar hati ikhlas apa pun kondisi anak kami kalau ditemukan. Tapi kalau sudah dihentikan seperti ini kami juga tidak tahu lagi harus seperti apa. Anak kami juga nanti bagaimana," katanya lagi.