Polda Metro Jaya dan Utusan Presiden Raffi Ahmad Minta Maaf, Sari Akui Bukan Mahasiswa UBSI
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Setelah menjadi polemik dan menuai banyak kecaman, Polda Metro Jaya dan Utusan Khusus Presiden yang juga artis, Raffi Ahmad meminta maaf secara terbuka.
Permintaan maaf ini mereka sampaikan terkait acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesias 2026 di depan Pospol Thamrin, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Belakangan ramai di publik dan dunia, diduga da orang yang mengaku mahasiswa ikut dalam acara tersebut.
Tragisnya, Raffi Ahmad dan kreator konten Willie Salim hadir dalam acara tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim adalah murni karena undangan dari pihak kepolisian selaku penyelenggara acara.
Mereka pun menyampaikan permohonan maaf serta siap menerima seluruh kritik publik sebagai bahan evaluasi kegiatan.
Baca Juga: Dugaan Kecurangan 525 Ton Beras Fortifikasi Diungkap Satgas Pangan Polri
Baca Juga: Setelah Viral di Medsos, Dua Anak Menteri Haji dan Umrah Mundur sebagai Tenaga Ahli
Permintaan maaf pun diungkapkan Raffi Ahmad dalam pernyataan resminya, Sabtu (31/10/2026) malam, sebagai berikut:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam, saya Raffi Ahmad.
Dengan kerendahan hati saya, izinkan saya menyampaikan beberapa hal terkait acara pada tanggal 29 Oktober lalu.
Sebagaimana telah dijelaskan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara, saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut.
Saya datang dengan niat yang tulus dan iktikad yang baik, tanpa niat merendahkan, apalagi mencederai semangat perjuangan generasi muda.
Sudah menjadi kebiasaan dari sejak dulu, di setiap ada undangan, siapapun yang mengundang saya, insyaallah saya selalu mengupayakan untuk hadir walaupun sebentar.
Saya mohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul dari kehadiran saya. Saya sangat memahami bahwa niat baik tetap perlu disertai ketelitian pada setiap kegiatan yang akan dihadiri.