WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kebakaran terjadi di Gang Family, Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (12/6/2026).
Warga dibuat panik saat rumah tingkat dua mengeluarkan kepulan asap di bagian atap rumah.
Mereka berlarian keluar rumah dan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Tak berselang lama, muncul kobaran api yang kian membesar dari bangunan dua tingkat tersebut.
Lokasi kejadian berada di area padat penduduk. Rumah-rumah berdempetan di area gang.
Baca Juga Tunjangan Guru Non-ASN Naik Rp500 Ribu, Guru ASN Setara Gaji Pokok, Ditransfer ke Rekening Pribadi
Baca Juga: Bocah 12 Tahun Rela Terseret Sejauh 1 Kilometer demi Pertahankan Motor Milik Ibu
Hingga berita ini dirilis, pemadaman masih berlangsung.
Dikutip Wikipedia, Kelurahan Teluk Tiram memiliki luasan 2,63 km² dengan jumlah penduduk 5.914 jiwa dan tingkat kepadatan 272 jiwa/km².
Kelurahan ini memiliki masjid tua yang didirikan pada 1952, yakni Masjid Jami Teluk Tiram.
Masjid ini didirikan oleh tiga orang ulama dari daerah tersebut, yaitu K.H. Abdussyukur BA bin Jamaludin atau lebih dikenal dengan sebutan “Muallim Syukur”, K. H. Abdul Muthalib bin Mardiyan, dan K.H. Abdussyami’ bin Husin.
Masjid ini merupakan masjid dengan kategori “Masjid Besar” bagi Kecamatan Banjarmasin Barat.
Awalnya, masjid ini adalah sebuah musala di Kampung Tengah, Teluk Tiram Laut.
Namun, seiring dengan perkembangan jamaah, masyarakat sepakat untuk membangun sebuah masjid di Teluk Tiram Darat yang memiliki lahan yaang lebih luas, yaitu 2.967 meter persegi.







