Manchester United Tumbang 0-1 dari Klub Divisi 2, Andrey Santos Tampil Menjanjikan
WARTABANJAR.COM - Manchester United mengawali rangkaian pramusim 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan. Tim berjuluk Setan Merah tersebut takluk 0-1 dari klub Divisi 2 Liga Inggris, Wrexham AFC, dalam laga uji coba yang digelar di Helsinki Olympic Stadium, Finlandia, pada Sabtu (18/07/2026).
Meski menelan kekalahan, pertandingan ini tetap menjadi ajang penting bagi pelatih Michael Carrick, untuk mengevaluasi performa skuadnya.
Laga tersebut juga dimanfaatkan untuk menguji sejumlah skema permainan baru, menjelang bergulirnya Liga Inggris musim 2026/2027.
Beberapa pemain utama belum bergabung, karena baru menyelesaikan tugas di Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Lisandro Martinez dan Kobbie Mainoo juga belum tersedia, karena masih membela tim nasional masing-masing di turnamen tersebut.
Sorotan utama dalam laga itu tertuju kepada rekrutan anyar Man United, Andrey Santos.
Gelandang asal Brasil itu menjalani debut setelah resmi didatangkan dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 48 juta paun atau sekitar Rp1,03 triliun.
Baca Juga: Telah Amankan 2 Gelandang Manchester United Bidik Bintang Arsenal
Baca Juga: Masa Depan Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Masih Terombang-ambing
Michael Carrick sebelumnya mengaku puas dengan proses adaptasi Santos sejak tiba di Carrington.
"Ia langsung menunjukkan karakter positif dan antusiasme tinggi untuk memulai petualangan barunya bersama kami," kata Carrick di situs resmi klub.
Benar saja. Santos langsung dipercaya mengisi lini tengah sejak menit pertama berduet dengan Mason Mount.
Pemain 22 tahun itu sempat melakukan penyelamatan penting, ketika Tom Heaton gagal mengamankan bola di awal pertandingan.
Meski sempat kehilangan keseimbangan saat dilewati Lewis O'Brien pada awal laga, Santos perlahan tampil semakin nyaman.
Distribusi bolanya rapi, melakukan beberapa intersep penting, serta memenangkan duel yang menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang bertahan.
Namun, justru Wrexham yang tampil lebih berbahaya sepanjang babak pertama.
Klub asuhan Phil Parkinson itu beberapa kali mengancam melalui Bailey Cadamarteri dan Lewis O'Brien, yang merepotkan pertahanan United.
United sendiri baru memperoleh peluang bersih pada menit ke-24 ketika Joshua Zirkzee melepaskan tembakan yang masih melebar dari sasaran.