Komentar Jose Mourinho Tentang Pep Guardiola Kembali Viral Setelah Man City Dinyatakan Bersalah
WARTABANJAR.COM - Komentar lama Jose Mourinho tentang Pep Guardiola, kembali menjadi sorotan setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dakwaan pelanggaran aturan financial fair play Liga Inggris.
Putusan yang diumumkan pada Jumat (25/09/2026) itu, langsung memicu berbagai reaksi di dunia sepak bola.
Namun, Man City masih memiliki hak untuk mengajukan banding, sehingga hukuman yang akan diterima klub belum langsung diketahui.
Man City sebelumnya mengeluarkan pernyataan, tanpa mengonfirmasi apakah mereka telah menerima pemberitahuan dari Otoritas Liga Inggris dan komisi independen, mengenai hasil perkara tersebut.
Chairman Man City, Khaldoon Al Mubarak, kemudian menegaskan keyakinannya bahwa klub tidak bersalah, tetapi tidak bisa memberikan komentar lebih lanjut karena prosesnya bersifat rahasia.
Di tengah perkembangan kasus tersebut, pernyataan Mourinho yang disampaikan pada 2024 kembali beredar.
Saat itu, mantan manajer Manchester United tersebut menyinggung Guardiola, dan membandingkan pencapaian mereka.
"Pep Guardiola mengatakan sesuatu kepada saya kemarin. Dia memenangi enam trofi, dan saya tiga, tetapi saya menang secara adil dan bersih."
"Saya tidak ingin menang dengan berurusan dengan 150 tuntutan hukum. Kalau saya kalah, saya ingin mengucapkan selamat kepada lawan," lanjut Mourinho.
Baca Juga: Hasil UEFA Nations League: Raksasa Jerman Tumbang, Portugal Tanpa Ronaldo Bungkam Tim Haaland
Baca Juga: Gelar Juara Manchester City Terancam Dicabut, Terbukti Lakukan 114 Pelanggaran Aturan Finansial
Mourinho menangani United pada 2016 hingga 2018, termasuk pada bagian akhir periode yang tercakup dalam dakwaan Man City.
Bersama United, ia meraih gelar Liga Europa, tetapi juga melihat timnya finis sebagai runner-up di bawah Man City.
United berpotensi mendapatkan gelar dari periode tersebut, apabila pencapaian Man City nantinya dicabut.
United juga kini menjadi satu di antara klub yang menyiapkan langkah, terkait kemungkinan hukuman untuk Man City.
Dalam periode yang tercakup dakwaan, Setan Merah beberapa kali finis di bawah Man City, termasuk ketika gagal lolos ke Liga Champions, setelah kalah selisih gol.