Arsenal, Liverpool, dan Tottenham, juga telah memberi tahu Man City pada 2024 bahwa mereka mempertahankan hak, untuk menuntut kompensasi jika The Citizens dinyatakan bersalah.

Meski begitu, persoalan kompensasi belum akan selesai dalam waktu dekat.

Putusan bersalah dalam kasus ini membutuhkan waktu dua tahun untuk keluar, sementara proses banding Man City, berpotensi membuat penyelesaiannya berlangsung lebih lama.

Kasus pelanggaran aturan Liga Inggris yang melibatkan Man City mulai memunculkan perdebatan yang lebih luas, terutama soal mengatur pemilik klub dan sumber dana yang mereka bawa ke sepak bola Inggris. 

Perdebatan tersebut muncul setelah Manchester City dinyatakan bersalah, atas sebagian besar dari 115 dakwaan yang diajukan Otoritas Liga Inggris.

Putusan terkait sanksi masih menjadi tahap berikutnya, sementara City tetap membantah melakukan pelanggaran, dan diperkirakan akan mengajukan banding.

Salah satu persoalan utama dalam perdebatan ini, berkaitan dengan aturan yang membatasi kemampuan pemilik kaya, untuk terus menyuntikkan dana ke klub. 

Gagasan di balik pembatasan tersebut, adalah menjaga persaingan tetap sehat dan mencegah klub dengan pemilik berkantong sangat dalam, mendapatkan keuntungan yang sulit dikejar klub lain.

Man City menjadi salah satu contoh paling menonjol dalam perdebatan ini. Klub tersebut dimiliki Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan dari Abu Dhabi, dan mengalami transformasi besar sejak masuknya kepemilikan tersebut. 

Pendanaan pemilik dalam jumlah besar juga dianggap telah membantu meningkatkan daya saing Liga Inggris. 

Investasi besar dari pemilik seperti Sheikh Mansour maupun mantan pemilik Chelsea, Roman Abramovich, turut mengubah peta persaingan yang sebelumnya lebih banyak didominasi klub-klub seperti Manchester United, Liverpool, dan Arsenal.

Financial Times menemukan perdebatan setelah kasus Man City mempertemukan dua pandangan yang berbeda. 

Di satu sisi, pembatasan pendanaan pemilik dianggap diperlukan agar klub tidak bergantung pada suntikan modal yang terlalu besar.     

Di sisi lain, ada pandangan bahwa investasi pemilik merupakan bagian penting dari perkembangan Liga Inggris.