WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Maraknya kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Tabalong dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian serius jajaran Polres Tabalong.
Berdasarkan data yang dihimpun, sejak Februari hingga Juni 2026 tercatat sedikitnya 18 peristiwa kebakaran terjadi di sejumlah kecamatan.
Dari jumlah tersebut, Kecamatan Tanta menjadi wilayah dengan angka kejadian tertinggi, yakni sebanyak 12 kasus selama periode Februari hingga Juni 2026.
Sementara itu, lima kejadian tercatat di Kecamatan Murung Pudak pada Mei hingga Juni 2026 dan satu kejadian lainnya terjadi di Kecamatan Tanjung pada Juni 2026.
Tingginya angka kebakaran tersebut mendorong Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, memberikan perhatian khusus terhadap upaya penanganan dan pendalaman penyebab kejadian.
Sebagai langkah investigasi, Satreskrim Polres Tabalong turut mendatangkan Tim Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan untuk melakukan pemeriksaan dan analisis pada sejumlah lokasi kebakaran guna mengungkap faktor penyebab terjadinya peristiwa tersebut.
Baca Juga Kebakaran di Gang Family Banjarmasin, Warga Panik
Baca Juga Tunjangan Guru Non-ASN Naik Rp500 Ribu, Guru ASN Setara Gaji Pokok, Ditransfer ke Rekening Pribadi
Pembahasan terkait fenomena kebakaran itu juga dilakukan dalam rapat mendadak yang dipimpin langsung Kapolres Tabalong di ruang kerjanya pada Kamis (11/6/2026) siang. Rapat tersebut dihadiri para pejabat utama Polres Tabalong.







