Usai Dilantik, Kepala Dinkes Banjar Nor Ipansyah Bidik Penurunan Stunting dan Angka Kematian Ibu
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Baru dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, Nor Ipansyah, langsung dihadapkan sederet pekerjaan rumah yang menanti.
Mulai dari tingginya angka stunting hingga upaya menekan angka kematian ibu dan bayi, menjadi fokus yang akan dikejarnya di awal masa jabatan.
Meski mendapat amanah baru, Nor Ipansyah memastikan berbagai program yang selama ini telah berjalan di Dinkes Banjar tetap dilanjutkan, sambil memperkuat penanganan persoalan kesehatan yang masih menjadi perhatian.
Tantangan pertama yang langsung menanti ialah menurunkan angka stunting, yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Banjar.
”Insyaallah kita masih melanjutkan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan. Tentu saja masih ada beberapa PR berkaitan dengan tingginya angka stunting,” ujar Ipan sapaan akrabnya, Minggu (19/07/2026).
Selain stunting, upaya menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, juga menjadi target yang akan terus diperkuat dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Banjar.
”Kemudian capaian-capaian lain yang masih belum bisa kita turunkan, misalnya angka kematian ibu, angka kematian bayi, juga masih harus kita kerja sama dengan lintas sektor dan lintas lainnya,” jelasya.
Baca Juga: Bus Tambang dan Minibus Pariwisata Adu Banteng di Tanah Laut, Polsek Jorong Lakukan Penyelidikan
Baca Juga: Bentuk Karakter Pemimpin Masa Depan Pelajar, Bakesbangpol Tanah Laut Gelar Lomba Paskibra 2026
Berbagai pekerjaan rumah tersebut, menurut Nor Ipansyah, tidak dapat diselesaikan oleh Dinas Kesehatan sendiri.
”Kita harus kerja sama dengan lintas sektor dan lintas lainnya, agar target-target kesehatan daerah dapat tercapai,” tegasnya.
Belum selesai dengan berbagai pekerjaan rumah itu, tantangan lain juga mulai menanti Dinkes Banjar, seiring datangnya musim kemarau yang berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat.
”Kemarau artinya kita harus aware lagi terhadap kesehatan, karena pasti akan banyak penyakit-penyakit yang timbul. Diare hingga ISPA akan mulai bermunculan,” tutup Ipan. (wartabanjar.com/Ikhsan)