Bentuk Karakter Pemimpin Masa Depan Pelajar, Bakesbangpol Tanah Laut Gelar Lomba Paskibra 2026
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Laut menyelenggarakan Lomba Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Tingkat SLTA Sederajat se-Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 sebagai sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda di Pelaihari, Sabtu (18/07/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh sembilan sekolah dari berbagai kecamatan seperti Jorong, Pelaihari, Panyipatan, Kurau, Batu Ampar, dan Bajuin.
Lomba dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Abdillah, yang hadir mewakili Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto.
Kepala Badan Kesbangpol Tanah Laut, Bambang Kusudarisman, menjelaskan bahwa kompetisi bertema "Disiplin Hari Ini, Prestasi Negeri Esok Hari" tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan baris-berbaris dan pengibaran bendera, sekaligus memupuk rasa nasionalisme, patriotisme, tanggung jawab, dan kekompakan antarpelajar.
Dalam sambutan tertulis Bupati Tanah Laut yang dibacakan oleh Abdillah, ditegaskan bahwa Paskibra memiliki esensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar rutinitas latihan fisik dan baris-berbaris.
"Paskibra bukan sekadar kegiatan baris-berbaris, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda melalui penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, semangat pantang menyerah, dan kecintaan kepada bangsa serta negara," ujar Abdillah saat membacakan sambutan Bupati Tanah Laut.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.
Indonesia memerlukan figur muda yang cerdas, berintegritas tinggi, berjiwa nasionalis, serta siap mengemban tanggung jawab kepemimpinan di masa yang akan datang.
Oleh karena itu, ajang tahunan ini diharapkan tidak hanya menjadi arena perebutan juara, tetapi juga momentum untuk mempererat tali persaudaraan sesama pelajar serta menumbuhkan sportivitas yang tinggi.
Peserta lomba dinilai secara objektif oleh enam orang anggota dewan juri, yang terdiri dari tiga personel Purna Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan dan tiga juri berkompeten dari tingkat Kabupaten Tanah Laut.
Melalui amanat tertulisnya, Bupati turut menyisipkan pesan pembinaan agar para siswa aktif menjauhi penyalahgunaan narkotika, pergaulan bebas, serta dampak buruk lingkungan digital.