WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Kebakaran terjadi di Gang Amanah, Desa Antasan Senor Ilir, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Minggu (19/7/2026) siang, menghanguskan dua asrama santri Pondok Pesantren Darussalam, serta tiga rumah warga tersebut turut menyisakan kepanikan bagi warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Seorang warga, Arifah, menjadi saksi mata dalam peristiwa tersebut.

Ia masih mengingat jelas detik-detik saat kobaran api mulai melahap kawasan tempat tinggalnya.

Awalnya, Arifah mengaku tidak menyadari telah terjadi kebakaran.

Ia baru merasakan ada sesuatu yang tidak biasa sesaat sebelum melihat kobaran api.

”Saat ulun keluar gang melihat ada api mengukus, rasanya panas sekali,” ujarnya.

Setelah mengetahui sumber hawa panas tersebut, Arifah berupaya memberi tahu warga dan relawan agar segera datang ke lokasi.

Ulun langsung menelpon dan memberitahukan kejadian ini kepada warga dan relawan setempat,” lanjutnya.

BACA JUGA: Asrama Santri Darussalam Terbakar di Martapura Timur, Api Juga Rusak Tiga Rumah Warga

BACA JUGA: Kebakaran di Kompas Martapura, Saksi Mata Sebut Api Membesar dari Bagian Tengah Rumah

Di tengah kepanikan warga, para penghuni asrama juga berusaha menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar.

”Santri yang ada di asrama tersebut juga langsung berhamburan menyelamatkan diri,” ungkap Arifah.

Dari pengamatannya, kobaran api tidak hanya menghanguskan asrama santri, tetapi juga merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

”Ada 24 buah kamar di asrama yang dua lantai, empat buah kamar di asrama seberangnya dan tiga rumah warga,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu