Pengganti Valentino Rossi Ungkap Sulitnya Berkendara dengan Yamaha di MotoGP 2026
WARTABANJAR.COM - Pembalap pengganti Valentino Rossi di Yamaha, Fabio Quartararo, mengungkap kesulitan yang dialami selama menunggangi motor Yamaha di MotoGP 2026.
Quartararo telah mencatat musim kedelapannya bersama Yamaha. Ia pembalap yang pertama kali ditunjuk untuk menggantikan Valentino Rossi pada 2019.
Fabio Quartararo sukses meraih gelar juara pada tahun ketiganya, dengan memenangi persaingan ketat bersama Francesco Bagnaia.
Namun, performa itu sulit didapatkan lagi oleh Quartararo dalam tiga musim terakhir.
Pada musim ini, pembalap asal Prancis itu bahkan kesulitan menembus 10 besar di garis finish.
Diakuinya, Yamaha V4 memiliki tingkat cengkeraman yang lebih rendah selama balapan sehingga mengurangi rentang operasi motor.
Kondisi itu membuatnya tidak memiliki ruang untuk menambah kecepatan.
Baca Juga: Terungkap Alasan Veda Ega Cuekkin Klasemen Rookie Moto3 2026
Baca Juga: Proposal Regulasi Satu Motor di MotoGP 2027 Terancam Batal
"Terutama di sesi kualifikasi, batasnya lebih jauh, jadi saya bisa lebih memaksakan diri," kata Quartararo dikutip Juara.net dari Crash
Meski demikian, Fabio Quartararo menegaskan bahwa ia akan bertarung sampai akhir di Yamaha, dan percaya itu juga akan membantunya bersiap untuk babak selanjutnya di Honda.
Meskipun belum resmi, pembalap Prancis itu akan meninggalkan Yamaha untuk bergabung dengan HRC di era baru 850cc/Pirelli di musim MotoGP 2027.
Perubahan besar pada motor dan ban dipandang sebagai peluang bagi Honda dan Yamaha, untuk kembali bersaing dengan pabrikan Eropa di baris depan MotoGP.
Tapi, hal itu masih jauh dari jaminan, karena catatan waktu tidak resmi dari tes 850cc pertama yang menampilkan beberapa pembalap menunjukkan bahwa Aprilia dan Ducati masih unggul.
Setelah finis di posisi ketujuh dengan Yamaha V4 yang kurang bertenaga di Sachsenring, Quartararo mengakui bahwa berganti pabrikan MotoGP bukan berarti "semuanya akan sempurna" musim depan.
Oleh karena itu, pembalap Prancis ini ingin terus meningkatkan kemampuannya sebagai pembalap, dengan memaksimalkan paket yang dimilikinya saat ini.