WARTABANJAR.COM, SAMPIT - Rico dan keluarganya di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) harap-harap cemas.

Orangtua Rico, Helianto (55) dan Novika Liana (43), menjadi penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. 

Hingga Senin (14/9/2026), nasib mereka belum diketahui keberadaan keduanya.

Dalam sebuah wawancara, Rico menceritakan ayah dan ibunya berasal dari Sampit. 

Oleh karena pekerjaan, mereka kini tinggal di Surabaya

Baca juga: Fransiskus Sempat Duduk Dekat Baling-baling, Kapal Virgo Tenggelam di Perairan Kalsel Pukul 07.00 Wita

Baca juga: Dispora Tala Tunggu Info Keluarga, Sarjana Penggerak Pembangunan Jadi Korban Kapal Virgo

Keduanya dalam perjalanan menuju Banjarmasin karena hendak menghadiri acara pernikahan keluarga di Sampit. 

Mereka memang kerap menggunakan kapal rute Surabaya-Banjarmasin dari Jawa ke Sampit atau sebaliknya..

Keluarga sempat mendapatkan kabar dari Helianto sebelum kapal tenggelam.

Saat itu, Helianto menelepon dan menyampaikan kondisi kapal dalam keadaan miring.

"Sekitar pukul 01.00 WIB ata pukul 02.00 Wita, ayah sempat menelepon dan memberi tahu kalau kapal miring. Setelah itu tidak bisa lagi dikontak," ujarnya.

Untuk mendapatkan kabar mengenai orangtuanya, Rico mendatangi Posko SAR Nasional di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Namun petugas meminta mereka menunggu karena pencarian dan evakuasi masih dilakukan

Dari 243 penumpang, hampir separuh berhasil diselamatkan dan beberapa orang meninggal.

Namun dari korban yang telah dievakuasi tersebut, tidak ada nama Helianto dan Novika Liana 

Rico dan keluarga pun berharap orangtua mereka ditemukan dalam kondisi selamat

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026). 

Namun kapal terbalik pada Minggu dini hari dan akhirnya tenggelam pada paginya.

Saat ini kapal berada sekitar 80 mil dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin. (wartabanjar.com)