WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Ada yang tidur di matras oranye di lantai ruangan Pelabuhan Trisakti Banjarmasian, ada pula korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang duduk makan, Minggu (13/9/2026) malam.

Masing-masing diberi gelang hijau penanda korban tenggelamnya kapal tersebut di Laut Jawa wilayah perairan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu dini hari.

Virgo Transport 8, yang membawa sekitar 240 orang, tenggelam dalam pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Salah satu korban selamat adalah Fransiskus Geong (28).

Kepada Wartabanjar.com, dia menuturkan kapal bertolak pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Baca juga: Feri Kehilangan Istri Delapan Jam Dihantam Ombak, Korban Kapal Virgo Dirawat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Baca juga: 69 Penumpang Selamat Kapal Virgo Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Di tengah laut, Minggu sekitar pukul 02.00 Wita, kapal mendadak miring ke kiri.

"Saya pas lagi tidur, tiba-tiba orang-orang sudah teriak kapal miring. Saya bangun, terus kami penumpang lari ke bagian kanan kapal. Kapal tidak lama kemudian langsung terbalik," katanya.

Fransiskus dan ratusan penumpang lainnya pun tercebur ke laut. 

Kapal tidak langsung tenggelam. Bagian bawah kapal masih berada di permukaan air.

Fransiskus dan beberapa korban lainnya memilih mengamankan diri di bagian kapal yang masih tampak di permukaan laut itu. 

Mereka duduk sambil menjaga keseimbangan agar tidak tergelincir.

Namun, perlahan-lahan bagian belakang kapal yakni baling-baling mulai turun.

Sekitar pukul 07.00 Wita, seluruh badan kapal tenggelam hingga Fransiskus dan penumpang lainnya terombang-ambing di laut. 

"Pas sudah tenggelam semuanya kami di laut sudah. Ada perahu karet kami di situ ada banyak orang. Pas sekitar jam 10.00 ada kapal yang biasa tarik batu bara muncul. Di situ kami langsung ditolong," ujarnya. (wartabanjar.com)