WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Sejumlah harga bahan pokok dan bahan penting di Pasar Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengalami kenaikan pada Senin (5/10/2026).

Kenaikan terutama terjadi pada komoditas cabai.

Berdasarkan pemantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong.

Harga cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, cabai rawit hijau, dan cabai rawit tiung mengalami kenaikan dibandingkan harga sebelumnya.

Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian DKUPP Kabupaten Tabalong Noviana Eredha mengatakan, kenaikan juga terjadi pada harga daging ayam ras, meski tipis.

Baca Juga Terima Kunjungan Wakil Dubes Belanda, Gubernur Kalsel Bahas Aset yang Tertahan di Negeri Kincir Angin

Baca Juga Gubernur Kalsel Lantik 141 Kepala Sekolah, Sebagian Pindah Tugas

"Harga daging ayam ras sebelumnya Rp26.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp26.500," ujar Noviana dalam laporan perkembangan harga bahan pokok di Pasar Tanjung.

Sementara itu, harga cabai merah besar naik dari Rp57.500 menjadi Rp67.500 per kilogram. Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan dari Rp72.500 menjadi Rp82.500 per kilogram.

Kenaikan lebih tinggi terjadi pada cabai rawit. Harga cabai rawit merah naik dari Rp120.000 menjadi Rp130.000 per kilogram.

Kemudian cabai rawit hijau naik dari Rp130.000 menjadi Rp140.000 per kilogram.

Adapun harga cabai rawit tiung meningkat dari Rp105.000 menjadi Rp110.000 per kilogram.

Noviana menjelaskan, kenaikan harga cabai rawit merah dan cabai rawit hijau turut dipengaruhi kondisi stok di Pasar Tanjung yang relatif kurang.

"Khusus cabai rawit merah dan cabai rawit hijau, stok di pasar Tanjung kurang," katanya.

DKUPP Tabalong mengimbau masyarakat tetap bijak dalam berbelanja dan menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan.

Pemerintah juga diharapkan terus melakukan pemantauan perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan di pasaran.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar ketersediaan komoditas tetap terjaga dan kondisi pasar tetap kondusif. (wartabanjar.com).