Pertahankan Produksi Padi Saat Kemarau, Bupati Tanah Laut Tinjau Lahan Cetak Sawah Bati Bati
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI -Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggenjot percepatan tanam padi di lahan cetak sawah rakyat guna memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah ancaman kekeringan, Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, Kalimantan Selatan, Senin (5/10/2026).
Langkah peninjauan lapangan dan aksi tanam langsung dilakukan oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto bersama jajaran lintas sektor.
Upaya ini menjadi strategi tanggap darurat daerah dalam mempertahankan produksi beras saat musim kemarau melanda wilayah Kalimantan Selatan.
Dampak kemarau panjang yang berlangsung hampir lima bulan membuat sumber air menyusut tajam.
Namun, pemanfaatan sisa air irigasi di sekitar area cetak sawah rakyat membuat proses penanaman tetap berjalan.
Baca Juga Gubernur Kalsel Lantik 141 Kepala Sekolah, Sebagian Pindah Tugas
Dari target realisasi 640 hektare lahan CSR di kawasan tersebut, sebanyak 103 hektare telah berhasil ditanam, termasuk 2 hektare areal lahan yang ditanam secara bersama-sama dalam kunjungan kerja Bupati.
"Jadi Hari ini kita sedang meninjau beberapa program cetak sawah rakyat yang ada di kabupaten Tanah Laut kita mengingat bahwa kita sudah masuk musim kemarau sudah hampir 4 bulan lebih hampir 5 bulan sehingga menjadi perhatian khusus bagi pertumbuhan padi terutama dalam program cetak sawah rakyat lebih kurang sudah 4900 an yang ada di kabupaten Tanah Laut ini," ujar H. Rahmat Trianto.
Bupati Tanah Laut menjelaskan bahwa potensi lahan cetak sawah rakyat di Kecamatan Bati-Bati mencapai 2.700 hektare, dengan titik Desa Liang Anggang menyumbang sekitar 600 hektare.
Secara keseluruhan, Kabupaten Tanah Laut memiliki total luas cetak sawah rakyat berkisar 4.900 hektare yang akan terus ditambah.