Pertahankan Produksi Padi Saat Kemarau, Bupati Tanah Laut Tinjau Lahan Cetak Sawah Bati Bati
"Hari ini saya ada di titik Desa Liang Anggang disini lebih kurang 600 an hektare. Alhamdulillah dengan situasi kekeringan saat ini kita masih bisa menanam sebagian nya dengan berbagai macam upaya untuk pengambilan air yang sisa sisa ada di sisa irigasi yang disebelah pembuatan cetak sawah rakyat yang ada di kecamatan bati bati saat ini," tambahnya.
Guna menjaga kelangsungan tanaman padi dari ancaman hama di tengah musim kering, Bupati H. Rahmat Trianto juga menyerahkan bantuan rodentisida secara simbolis kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Adil Makmur.
Bantuan ini ditujukan untuk meminimalisasi risiko serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) sehingga produktivitas lahan tetap terjaga.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengoptimalkan sinergi lintas elemen yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Brigade Pangan, kelompok tani, hingga unsur TNI dan Polri dari Koramil serta Polsek setempat.
"Kebetulan di kecamatan bati bati ada 2700 an hektare. Dari keseluruhan kabupaten tanah laut 4900an dan akan menambah lagi semoga keadaan situasi kekeringan ini segera selesai supaya produksi pertanian kita terus meningkat sesuai apa yang di cita citakan bapak Presiden kita menjadi swasembada beras nantinya," kata H. Rahmat Trianto.
Kegiatan peninjauan dan gerakan tanam tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut, Camat Bati-Bati, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Tanah Laut, Kepala Desa Liang Anggang, PPL Kecamatan Bati-Bati, personel Brigade Pangan, serta jajaran pengurus Gapoktan Adil Makmur. (Wartabanjar.com/*).